10.27.2015

Manajemen Database

Data merupakan sumber daya data organisasi yang vital dan perlu dikelola seperti aset penting lainnya. Kebanyakan organisasi tidak dapat hidup atau tidak akan sukses tanpa data internal dan eksternal yang berkualitas. Apakah data internal dan eksternal itu?
Data Internal adalah data dari dalam suatu organisasi yang menggambarkan keadaan organisasi tersebut. Contohnya: suatu perusahaan, jumlah karyawannya, jumlah modalnya, atau jumlah produksinya, dll. Sedangkan Data Eksternal adalah data dari luar suatu organisasi yang dapat menggambarkan faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi hasil kerja suatu organisasi. Contohnya: data survay.

Konsep  Dasar Data



Character : Data elementer yang dapat dipahami adalah character, yang terdiri dari huruf, angka, atau simbol khusus.

Field : Field, adalah sekelompok karakter yang mewakili karakteristik dari orang, tempat, barang, atau kejadian, contoh nama field dari pegawai.

Record : Field data yang berhubungan dikelompokkan untuk membentuk record. Record merupakan kumpulan dari field yang terkait yang menggambarkan suatu unit data individu tertentu.

File :Sekelompok record yang saling berhubungan yang menggambarkan suatu kesatuan data yang sejenis, misalnya: file Pegawai, file gaji, file mata kuliah, file nilai, dsb.
Jenis-jenis file:
>>File Induk (Master File): File yang harus ada selama hidup sistem.
>>File Transaksi : File untuk mencatat/ merekam data hasil transaksi yang terjadi selama satu periode, misalnya file penjualan.
>>File Laporan: File berisi informasi yang akan ditampilkan. Isi dari file ini biasanya diambilkan dari field di satu atau lebih master file untuk mempersiapkan pembuatan laporan.
>>File Sejarah (History File): File yang berisi data masa lalu yang sudah tidak aktif lagi, tetapi masih disimpan sebagai arsip.
>>File Backup (File Cadangan) : Merupakan salinan dari file-2 yang masih aktif di dalam data base pada suatu saat tertentu.

Database: Data base ialah kumpulan file yang terstruktur dan terintegrasi sedemikian rupa sehingga proses data dan pencarian data pada file dapat dilakukan dengan mudah.

Pendekatan dalam mengelola data

  • File Oriented (Traditional) Approach
Dalam pendekatan ini, sumber data dikumpulkan dalam file-file yang tidak berhubungan satu sama lainnya. Tiap file dirancang untuk aplikasi tertentu.
Kelemahan:>>Duplikasi data (data redundancy), yang akibatnya:- Memodifikasi data yang duplikatif harus dilakukan untuk berbagai file, sehingga kurang efisien- Pembesaran tempat penyimpanan
>>Data Retability (tidak terjadi hubungan data)
File penjualan tidak dapat berhubungan dengan file personalia (Terjadi duplikasi)
Kelebihan:>>Duplikasi data dapat dikurangi>>Hubungan data dapat ditingkatkan 

Jenis Database

  • Database Operasional: Database ini menyimpan rincian data yang diperlukan untuk mendukung seluruh operasi perusahaan. Database ini juga disebut subject area database (SADB), database transaksi, dan database produksi.
  • Database Analitis: Database ini menyimpan data dan informasi yang diperoleh dari operasi yang dipilih dan database eksternal. Database ini berisi ringkasan data dan informasi yang paling dibutuhkan oleh manajer perusahaan dan pengguna akhir lain.


Struktur Database

  • Struktur hirarkhis
Model yang sesuai digunakan untuk one-to-many relationship, Dengan kata lain, anak hanya akan mempunyai satu ortu..
  • Struktur jaringan
Model yang sesuai digunakan untuk many-to-many relationship, Dengan kata lain, anak akan mempunyai lebih dari satu ortu.
  • Struktur relational
Model database yang paling baru, yang berusaha mengurangi kelemahan model database hirarkhis dan model database jaringan.Dalam model relasional, semua elemen daat dalam database dipandang disimpan dalam bentuk tabel-tabel sederhana.
  • Struktur multidimensi
Struktur multidimensi merupakan variasi dari struktur relasional yang menggunakan struktur multidimensional untuk mengatur data dan menyajikan hubungan antardata. Multidimensional dapat divisualisasikan sebagai kotak-kotak data dan kotak dalam kotak data. Setiap sisi kotak dianggap sebagai sebuah dimensi dari data.
  • Struktur berorientasi pada objek
Struktur berorientasi pada objek dianggap merupakan salah satu dari teknologi penting dari generasi aru aplikasi multimedia berbasis Web.
Model struktur berorientasi obyek mendukung pewarisan, maksudnya obyek-obyek baru dapat secara otomatis dibut dengan mereplikasi beberapa atau semua karakteristik dari suat satu atau lebih obyek asal (parent). 


Metode Akses

  • .Akses berantai (Sequential Access)
Metode ini menggunakan metode berangkai, rekaman di dalamnya disimpan secara fisik dengan susunan yang diidentifikasikan menurut field kunci pada setiap rekaman.
  •  Akses langsung
Pada waktu menggunakan metode akses langsung, rekaman tidak harus disusun dalam suatu rangkaian tertentu pada media penyimpan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar