Salah satu pekerjaan yang diminati orang informatika adalah menjadi Sistem Analis. Apakah Sistem Analis itu? Menurut wikipedia "Sistem analis adalah orang yang bertanggung jawab atas penelitian, perencanaan, pengkoordinasian, dan merekomendasikan pemilihan perangkat lunak dan sistem yang sesuai kebutuhan organisasi atau perusahaan. Sistem analis juga dapat diartikan sebagai orang yang menetapkan pengembangan suatu sistem infomasi. Ia yang membangun sistem informasi secara objektif agar mencapai tujuan perusahaan atau oganisasi.
Lalu apa tahapan pekerjaan sistem analis?
A. Mengindentifikasikan masalah kebutuhan User
Mengidentifikasi masalah adalah langkah awal yang dilakukan seorang sistem analis. Identifikasi tersebut nantinya akan menjadi solusi yang di inginkan user.
Tugas sistem analis dalam mengindentifikasi masalah:
- Mengidentifikasi penyebab masalah
Dimulai dengan mengkaji ulang terlebih dahulu subjek permasalahan user atau yang telah ditemukan oleh sistem analis ditahap perencanaan sistem.
- Mengidentifikasi titik keputusan
Titik keputusan menunjukkan kondisi yang menyebabkan sesuatu terjadi.Analis sistem bila telah dapat mengidentifikasi terlebih dahulu titik-titikkeputusan penyebab masalah, maka dapat memulai penelitiannya dititik-titik keputusan tersebut. Sebagai dasar identifikasi titik-titik keputusan ini, dapat digunakan dokumen paperwork flow atau form flowchart bila dokumentasi ini dimiliki oleh perusahaan.
- Mengidentifikasi Personil-personil Kunci
Setelah titik-titik keputusan penyebab masalah dapat diidentifikasi beserta lokasi terjadinya, maka selanjutnya yang perlu diidentifikasi adalah personil-personil kunci baik yang langsung maupun yang tidak langsung dapat menyebabkan terjadinya masalah tersebut. Identifikasi personil-personil kunci ini dapat dilakukan dengan mengacu pada bagan alir dokumen perusahaan serta dokumen deskripsi kerja (job description).
B. Melaksanakan studi kelayakan
Untuk semua sistem baru, proses rekayasa persyaratan harus dimulai studi kelayakan. Input dari studi kelayakan adalah deskripsi garis besar sistem dan bagaimana sistem akan digunakan di dalam organisasi. Hasil studi kelayakan berwujud laporan.
Melakukan studi untuk menguji apakah sistem:
- sudah sesuai dengan tujuan organisasi- dapat dikembangkan dengan teknologi terkini dan dana yang tersedia- dapat diintegrasikan dengan sistem lain yang sudah digunakan
C. Analis dan rancang sistem
Langkah-langkah dasar analisis sistem:
Tahapan rancang sistem ini memikirkan bagaimana menggambarkan sistem dari mendapatkan gambaran pada tahap analisis sistem.
- Identify: mengidentifikasikan masalah
- Understand: memahami kerja dari system yang ada
- Analyze: mengaanalisa system
- Report: membuat laporan hasil analisis
Tahap perancangan menghasilkan : Laporan perancangan system, Bagan arus dan tabel keputusan, Deskripsi program, Prosedur-prosdur operasi, Prosedur-prosdur operasi, Menjalankan manual, Deskripsi file, Prosedur-prosedur memasukkan data
D. Penerapan sistem
Tahap penerapan terdiri dari : Perencanaan pengubahan, Perencanaan pengujian, Jadwal operasi dan perawatan
Setelah dianalisis dan dirancang secara rinci dan teknologi telah diseleksi dan dipilih. Tiba saatnya , sistem untuk diimplementasikan. Tahap implementasi sistem merupakan tahap meletakkan sistem supaya siap untuk dioperasikan. Tahap ini termasuk juga kegiatan menulis kode program jika tidak digunakan paket perangkat lunak aplikasi.
E. Evaluasi dan pemeliharaan
Menjadi seorang Sistem Analis, harusla memiliki kriteria di bawah ini, :
1. Business Knowledge
Mereka harus memahami dan meningkatkan kemampuan sebanyak mungkin tentang proses bisnis secara general.
2. Interpersonal Skills
Mereka harus mempunyai kemampuan komunikasi yang baik dengan user dan mengekstrak informasi sebanyak mungkin melalui mereka.
3. Problem Solving Skills
Tentunya kemampuan memecahkan masalah amatlah penting guna memberikan solusi terhadap permaslahan yang dimiliki oleh user.
Tugas umum sistem analis :
1. Mengumpulkan dan menganalisis formulir, dokumen, file yang berkaitan dengan sistem yang berjalan.
2. Menyusun dan menyajikan laporan perbaikan (rekomendasi ) dari sistem yang berjalan kepada user.
3. Merancang suatu sistem perbaikan dan mengidentifikasikan aplikasi-aplikasi untuk penerapannya pada komputer.
4. Menganalisis dan menyusun biaya-biaya serta keuntungan dari sistem yang baru
5. Mengawasi semua kegiatan dalam penerapan sistem yang baru.
Tugas teknik khusus sistem analisis :
1. Menyiapkan gambaran kerja dalam menerapkan sistem baru.
2. Menyusun prosedur-prosedur untuk pengawasan.
3. Menyusun data flow diagram (DFD), Structured Analysis and Design Technique (SADT), dan sistem flowchart untuk merancang sistem baru secara detail.
4. Merancang pola pengawasan terhadap data yang bersifat sangat penting
5. Menyusun file-file untuk digunakan dalam komputer, agar sistem baru dapat berjalan efektif.
Terakhir untuk contoh dokumen SKPL, klik disini.
Pada tahap ini dilakukan uji coba sistem yang telah selesai disusun.proses uji coba ini diperlukan untuk memastikan bahwa sistem tersebut sudah benar.Tahapan proses uji coba, antara lain:
a.Mengecek alur sistem secara keseluruhan
b.Melakukan penelusuran pada sampel data
c.pengecekan
Pemeliharaan sistem secara rutin dapat meliputi penataan ulang database, memback-up dan scanning virus. Sementara itu pemeliharaan juga termasuk melakukan penyesuaian-penyesuaian untuk menjaga kemutakhiran sistem.
Menjadi seorang Sistem Analis, harusla memiliki kriteria di bawah ini, :
1. Business Knowledge
Mereka harus memahami dan meningkatkan kemampuan sebanyak mungkin tentang proses bisnis secara general.
2. Interpersonal Skills
Mereka harus mempunyai kemampuan komunikasi yang baik dengan user dan mengekstrak informasi sebanyak mungkin melalui mereka.
3. Problem Solving Skills
Tentunya kemampuan memecahkan masalah amatlah penting guna memberikan solusi terhadap permaslahan yang dimiliki oleh user.
Tugas umum sistem analis :
1. Mengumpulkan dan menganalisis formulir, dokumen, file yang berkaitan dengan sistem yang berjalan.
2. Menyusun dan menyajikan laporan perbaikan (rekomendasi ) dari sistem yang berjalan kepada user.
3. Merancang suatu sistem perbaikan dan mengidentifikasikan aplikasi-aplikasi untuk penerapannya pada komputer.
4. Menganalisis dan menyusun biaya-biaya serta keuntungan dari sistem yang baru
5. Mengawasi semua kegiatan dalam penerapan sistem yang baru.
Tugas teknik khusus sistem analisis :
1. Menyiapkan gambaran kerja dalam menerapkan sistem baru.
2. Menyusun prosedur-prosedur untuk pengawasan.
3. Menyusun data flow diagram (DFD), Structured Analysis and Design Technique (SADT), dan sistem flowchart untuk merancang sistem baru secara detail.
4. Merancang pola pengawasan terhadap data yang bersifat sangat penting
5. Menyusun file-file untuk digunakan dalam komputer, agar sistem baru dapat berjalan efektif.
Terakhir untuk contoh dokumen SKPL, klik disini.












