Data
merupakan sumber daya data organisasi yang vital dan perlu dikelola seperti aset
penting lainnya. Kebanyakan
organisasi tidak dapat hidup atau tidak akan sukses tanpa data internal dan
eksternal yang berkualitas. Apakah data internal dan eksternal itu?
Data Internal adalah data dari dalam suatu organisasi yang menggambarkan keadaan
organisasi tersebut. Contohnya: suatu perusahaan, jumlah karyawannya, jumlah
modalnya, atau jumlah produksinya, dll. Sedangkan Data Eksternal adalah data dari luar suatu organisasi yang dapat menggambarkan faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi hasil kerja suatu organisasi. Contohnya: data survay.
Konsep Dasar Data
Character
: Data elementer yang dapat dipahami adalah character, yang terdiri dari huruf,
angka, atau simbol khusus.
Field
: Field, adalah sekelompok karakter yang mewakili karakteristik dari orang,
tempat, barang, atau kejadian, contoh nama field dari pegawai.
Record
: Field data yang berhubungan dikelompokkan untuk membentuk record. Record
merupakan kumpulan dari field yang terkait yang menggambarkan suatu unit data
individu tertentu.
File
:Sekelompok record yang saling berhubungan yang menggambarkan suatu kesatuan
data yang sejenis, misalnya: file Pegawai, file gaji, file mata kuliah, file
nilai, dsb.
Jenis-jenis
file:
>>File
Induk (Master File): File yang harus ada selama hidup sistem.
>>File
Transaksi : File untuk mencatat/ merekam data hasil transaksi yang terjadi
selama satu periode, misalnya file penjualan.
>>File
Laporan: File berisi informasi yang akan ditampilkan. Isi dari file ini
biasanya diambilkan dari field di satu atau lebih master file untuk
mempersiapkan pembuatan laporan.
>>File
Sejarah (History File): File yang berisi data masa lalu yang sudah tidak aktif
lagi, tetapi masih disimpan sebagai arsip.
>>File
Backup (File Cadangan) : Merupakan salinan dari file-2 yang masih aktif di
dalam data base pada suatu saat tertentu.
Database:
Data base ialah kumpulan file yang terstruktur dan terintegrasi sedemikian rupa
sehingga proses data dan pencarian data pada file dapat dilakukan dengan mudah.
Pendekatan dalam mengelola data
- File Oriented (Traditional) Approach
Dalam pendekatan ini, sumber data dikumpulkan dalam file-file yang tidak berhubungan satu sama lainnya. Tiap file dirancang untuk aplikasi tertentu.
Kelemahan:>>Duplikasi data (data redundancy), yang akibatnya:- Memodifikasi data yang duplikatif harus dilakukan untuk berbagai file, sehingga kurang efisien- Pembesaran tempat penyimpanan
>>Data Retability (tidak terjadi hubungan data)
File penjualan tidak dapat berhubungan dengan file personalia (Terjadi duplikasi)
Kelebihan:>>Duplikasi data dapat dikurangi>>Hubungan data dapat ditingkatkan
Jenis Database
- Database Operasional: Database ini menyimpan rincian data yang diperlukan untuk mendukung seluruh operasi perusahaan. Database ini juga disebut subject area database (SADB), database transaksi, dan database produksi.
- Database Analitis: Database ini menyimpan data dan informasi yang diperoleh dari operasi yang dipilih dan database eksternal. Database ini berisi ringkasan data dan informasi yang paling dibutuhkan oleh manajer perusahaan dan pengguna akhir lain.
Struktur
Database
- Struktur hirarkhis
Model yang sesuai digunakan untuk one-to-many relationship, Dengan kata lain, anak hanya akan mempunyai satu ortu..
- Struktur jaringan
Model yang sesuai digunakan untuk many-to-many relationship, Dengan kata lain, anak akan mempunyai lebih dari satu ortu.
- Struktur relational
Model database yang paling baru, yang berusaha mengurangi kelemahan model database hirarkhis dan model database jaringan.Dalam model relasional, semua elemen daat dalam database dipandang disimpan dalam bentuk tabel-tabel sederhana.
- Struktur multidimensi
Struktur multidimensi merupakan variasi dari struktur relasional yang menggunakan struktur multidimensional untuk mengatur data dan menyajikan hubungan antardata. Multidimensional dapat divisualisasikan sebagai kotak-kotak data dan kotak dalam kotak data. Setiap sisi kotak dianggap sebagai sebuah dimensi dari data.
- Struktur berorientasi pada objek
Struktur berorientasi pada objek dianggap merupakan salah satu dari teknologi penting dari generasi aru aplikasi multimedia berbasis Web.
Model struktur berorientasi obyek mendukung pewarisan, maksudnya obyek-obyek baru dapat secara otomatis dibut dengan mereplikasi beberapa atau semua karakteristik dari suat satu atau lebih obyek asal (parent).
Metode Akses
- .Akses berantai (Sequential Access)
Metode ini menggunakan metode berangkai, rekaman di dalamnya disimpan secara fisik dengan susunan yang diidentifikasikan menurut field kunci pada setiap rekaman.
- Akses langsung
Pada waktu menggunakan metode akses langsung, rekaman tidak harus disusun dalam suatu rangkaian tertentu pada media penyimpan.






